Daya saing Indonesia Meningkat

Ada beberapa data yang menarik  tentang ekonomi makro Indoneisa yang disampaikan oleh pak Mahendra Siregar wakil  mentri perdagangan Republik Indonesia pada konferensi Consumer 360 yang diadakan oleh Nielsen Indonesia. Pada dasarnya beliau mengatakan bahwa hampir semua indikasi perekonomian menunjukkan perbaikan:

  • Indonesia termasuk negara yang tingkat pertumbuhannya di harapkan tinggi untuk kedepannya, sekitar (6% pertahun) dibawah China ( 10% pertahun) dan India ( 8% pertahun)
  • Ketika terjadi krisis ekonomi didunia (di negara maju), Indonesia sendiri mampu untuk menginkatkan GDP-nya, yaitu 4.9 di 2009 dan sekitar 6% di 2010 ini.
  • Peningkatan itu sendiri diharapkan dari export yang sampai semester pertama 2010 meningkat sekitar 17% an
  • Foreign reserve sendiri meningkat tajam dan akan mencapai US$ 100.000 juta pada akhir tahun ini.

Seperti yang terlihat pada chart dibawah ini, Seeprtinya yang tidak dijelaskan adalah: peningkatan Export yang naik significant, mungkin karena export kita tahun 2009 jeblok, jadi lebih ke kembali ke normal. Dan juga tidak dijelaskan bahwa sebenarnya kontribusi terbesar dari GDP kita adalah H/H consumption bukan export. Sehingga ketika export turun secara significant di tahun 2009, GDP masih bisa positif karena H/H konsumptionnya masih tumbuh positif.

Meskipun demikian kita perlu berbangga bahwa Ranking indonesia dalam Global Competitive Index yang dikeluarkan oleh “World Economic Forum” meningkat 10 tingkat dari 54 ke 44.

Satu hal lagi yang harusnya membuat kita bangga, bahwa GDP perkapita kita akan mencapai US$ 3.000 tahun ini, dimana menurut pengalaman di berbagai negara, ini merupakan titik balik dari negara untuk maju dengan pesat kata pak mahendra menegaskan.

Ada tiga hal yang menjadi prioritas pemerintah ke depan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yaitu:

  1. Perdagangan : Mendorong value added produk (impor raw material dan expor barang jadi), meningkatkan daya saing, mendorong diversifikasi produk yang di produksi di Indonesia
  2. Investasi: Mengupayakan kemudahan dan mengintegrasikan proses perijinan dengan menggunakan teknologi dan membuat BKPM sebagai one stop shopping utk ijin usaha.
  3. Daya saing: terus mengusahakan kemudahan aliran barang dan jasa baik nasional maupun internasional.
Advertisements